Posts

Showing posts from December, 2018

Note to Audi

Image
Teruntuk Audi, terimakasih telah bertahan di tahun 2018 ini. Aku tau tahun ini bukan menjadi tahun terbaikmu tapi kamu sudah bertahan sampai penghujung tahun sungguh hal yang luar biasa.  Terimakasih telah menguatkan diri disaat kamu sedang benar-benar jatuh disaat benar-benar tidak ada lagi orang yang bisa diandalkan selain dirimu sendiri Terimakasih untuk selalu tersenyum, memberikan aura positif di sekitarmu  Terimakasih selalu ada untuk teman-temanmu walau belum tentu mereka melalukan hal yang serupa untukmu Dan terimakasih, telah membuka hatimu untuk memaafkan dan mencoba memahami mereka dari segi positif. 2018 telah banyak membuatmu bersedih maka dari itu di tahun 2019 aku harap kamu lebih bisa berbahagia kembali menemukan jati dirimu lebih baik lagi dan mencoba menghilangkan kebiasaan burukmu. Dan di tahun ini pula umurmu beranjak 20 tahun aku tidak menyangka waktu begitu terasa sangat cepat.. dan aku berharap dengan bertambahnya umurmu dalam waktu kura...

media sosial

Tidak tau bahwa suara saya akan terdengar atau tidak. Ada beberapa kata yang mungkin akan saya sampaikan di blog saya kali ini terkait dengan penggunaan media sosial di jaman sekarang ini. Saya sangat kesal dan “gedek” alias risih dengan pengguna media sosial jaman sekarang mau dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa sampai yang tua pun gak ada bedanya. Menyalah gunakan media sosial untuk membuat kata-kata yang jahat atau menghina satu sama lain. Saya bisa sampai segininya karena saya memfollow salah satu akun ig yang menyebar berita-berita terkini, dan diantaranya yang sekarang sedang ia publish tentang adanya berita tsunami di daerah Sumur di kawasan ujung pulang Jawa dan saya melihat comment-comment yang Masya Allah.. usap usap dada aja deh. Comment-commentnya itu menyindir yang merekamlah, menyindir yang jalan di dalam video itu, menyindir soksokan ingat Tuhan kalau baru ada bencana. Hei.. kalian tak mengerti apa yang sedang terjadi dan apa perasaan mereka saat video itu di upload...

ibuku, sayang

Image
Tubuhnya yang ringkih berjalan perlahan-lahan Menopang tubuhnya dengan tongkat Tidak terasa rambutnya kini kian memutih Suaranya yang kecil, memanggil namaku untuk menolongnya Membantunya berjalan… Membantunya menaiki anak tangga… Tidak terasa umurnya sudah melampaui 60 Tiap hari hanya panggilan namaku yang terdengar untuk membantunya.. Karena dia tidak bisa melakukan hal lain lagi selain meminta bantuan orang lain Tulangnya sudah mulai keropos, kakinya sakit jika dibawa berjalan lama,giginya yang putih dan kuat sekarang mulai keropos pula… Dari panggilannya aku merasa enggan membantu akibat kesibukanku… Enggan meluangkan waktu walau sedikit saja.. Enggan menanyakan kabarnya yang seharian ini hanya sendirian… Dulu waktu aku masih kecil ia sering menemaniku… Menanyakan kabarku.. dan mau membantu ku di kala aku kesusahaan.. Sekarang… Aku hanya bisa berdoa, meminta Tuhan agar memaafkan kesalahanku.. Kesalahanku menelantarkan ibu ku… Tidak memberika...

sore

Image
Sore ini aku menantikan senja.. Menantikan cahaya matahari yang lama-lama kian memudar Yang tenggelam di barat.. Yang kemudian diganti oleh bulan dan bintang.. Rasanya senja sore itu sehangat dekapanmu.. Dan aku merasakannya.. Seiring dengan terbenamnya matahari. Namun hangatnya hanya sekejap… Hanya terasa beberapa menit saja.. Lalu berganti menjadi gelap.. Dan kemudian hawa sore yang tadinya hangat tiba-tiba menjadi dingin.. Sedingin kepergianmu.. Yang tadinya membuat senyuman kecil di mulutku kini berganti menjadi tetesan air mata… sebelumnya bunga-bunga bermekaran di hati ku kini goresan-goresan luka yang terasa.. ntah mengapa sore itu terkesan lucu.. seakan-akan ia sedang menggambarkan kehidupanku..

malam ini

Image
Ia pandai menyembunyikan sesuatu Ia pandai menyembunyikan sedihnya Dan hari itu, ia merasakan kesedihannya Kabut hitam menguasai pikirannya Hanya ada satu kata yang terlintas di pikirannya Lelah. Ia lelah dengan semua kehidupan ini Ia lelah dengan kalimat “kamu pasti bisa” Dan ia lelah dengan kehidupannya yang tidak pernah berubah “aku ingin pergi saja, mungkin dengan kata lain aku ingin pergi ke dimensi lain” “jangan. Kau belum siap, kau belum sempurna untuk pergi ke dimensi lain, apa kau sadar Tuhan masih memberikanmu kehidupan karena Ia masih memberikan kau kesempatan agar bisa berubah, dan mungkin saja Ia tau kau akan menjadi orang yang berguna bagi siapapun yang mengenalmu” Aku terisak.. Kau memelukku.. Menenangkanku dalam diam Rasanya air mata ini terus mengalir ntah darimana asalnya Bajumu basah karena tangisku Dan kemudian kau membuatku melihat ke arah mata coklatmu Memberikan sentuhan hangat di pipi ku dengan kedua tanganmu Membuat air m...

cerita lama

Image
Tuhan tolong kabulkan doa kami.. Kami tidak berharap akan selamanya tapi setidaknya titipkan dia untukku di dunia ini dan di akhirat  nanti Jadikan ia salah satu dari sekian banyak pelipur laraku.. Dan jadikan ia satu-satunya kisah yang berwarna di kehidupanku yang hitam putih ini.. Aku tidak berharap selamanya.. Suatu saat ia akan pergi juga Atau mungkin masa depanku bukan bersamanya.. Tapi mohon dekatkan ia di hatiku kemanapun ia pergi Atau setidaknya… sampaikan doa terbaik kepadanya dimanapun ia berada bahwasanya aku tidak akan pernah membencinya.. dan jikapun nanti dia pergi.. kenangan tentangnya akan selalu menjadi memori terindah yang pernah aku punya… terimakasih telah mewarnai hari-hariku, kamu adalah hadiah terbaik yang pernah aku miliki.

tanda tanya

Image
ada hal aneh yang terjadi di kehidupan fana ini.. yang pertama konsep mencintai.. dan yang kedua konsep meninggalkan.. mencintai dan meninggalkan.. dua unsur yang mengikat dua insan manusia.. yang sama-sama mencoba mencari terangnya matahari di ujung gelapnya malam.. mencintai bukan berarti akan selalu bersama.. dan meninggalkan bukan berarti melupakan... jawaban atas konsep ini sulit untuk dipahami, namun yakin semesta memiliki jawabnya.. hanya saja.. pengetahuan pun tak sanggup meraihnya.. manusia tak harus mengerti semua hal tentangnya.. cukup untuk membuat pilihan yang terbaik baginya.. bergerak menjalani hidup sesuai dengan karangan cerita-Nya.. lalu mensyukurinya dengan senyuman di setiap harinya...

panik

Image
panik! rasanya hati ini mengebu-gebu tak seperti biasanya tangan berkeringat, dan kaki serasa tak bisa berdiri tegak ntah apa yang salah bahkan ketika aku merasakan seseorang memanggilku aku merasa ingin menghilang saja dari bumi ini panik! kau tau kenapa aku panik? ternyata panik ku karena melihatmu! bahkan dari kejauhan sudah panik! pipiku memerah, nafasku tersengal-sengal astaga, bernafaslah! aku yakin jika aku tidak berkata seperti itu mungkin aku sudah pingsan detik itu juga baiklah, aku kalah, kau memang hebat mengambil hatiku tapi tolong, lain kali jika kau ingin hadir jangan membuatku panik hati ini tidak setangguh baja dan tidak sekeras bata dan jika kau datang tiba-tiba seperti itu apa nantinya kau akan pergi secara tiba-tiba juga? jika iya, lebih baik jangan datang hati ku terlalu mudah untuk panik! membayangkan nya saja aku tak sanggup.. sudahlah tak usah bermain dengan hati ini... aku hanya butuh yang menetap dan tinggal, dan menjadi rumah dikala pan...

Sendiri

Image
sendiri... bukan lagi hal yang asing.. bukan lagi hal yang harus ku cemaskan seperti anak sd kehilangan ibunya di pasar.. aku sudah sangat pandai dengan kesendirian ini...  tanpa orang lain pun, aku sanggup membawa kaki ku melangkah..  sendiri pun aku sanggup untuk menahan tangis ini, karena sendiri ku sudah menjadi hal yang biasa...  tangis dalam dinginnya malam tanpa orang lain ketahui..  hampir melukai diri pun tidak ada yang tau karena aku pandai "sendiri".. sunyi, gelap, ya.. aku pandai sendiri satu-satunya temanku hanya kertas kosong serta pulpen berisikan tinta hitam, yang mampu membawaku berkelana menuju imajinasi kesendirianku..  jangan tertipu ketika aku tertawa, tawaku.. tawa sepi. jangan juga tertipu ketika aku menangis!  air mata itu palsu, mungkin saja itu hanya keringat yang mengucur disela-sela sepiku.. sendiriku bukan lagi hal yang asing..  jadi... isi saja sendiri maksud dari tulisan ini.. mungkin saja ...

bayangan

Image
memang selucu itu.. bayanganmu memenuhi kamar ku yang kecil, di setiap sudut ada sedikit bayangmu, lalu kau kembali hadir di tempat-tempat aku makan di tempat aku mau tidur,  dan bahkan saat aku menulis, bayangmu selalu ada  aku tertawa, tapi tawaku bukan tanda bahagia  tawaku tanda pilu  yang artinya segitu berperankah kau dalam hidupku? terlalu banyakkah kenanganku bersamamu? ntahlah aku tidak bisa menghitung itu.. bahkan untuk menghitungnyapun aku tak mau.. sesak, bahkan untuk bersandarpun sekarang tak ada  hanya bantal kasur yang menemani air mata, yang sedikit demi sedikit turun dari mata tadinya kau ada, tanpa diminta pun kau siap untuk hadir.  tapi kini hanya bayangmu yang ada di sudut hati dan pikiranku.. hanya memori canda tawa mu itu yang membuatku masih merasa sedikit bahagia dikala sepiku hitam dan putih.. begitulah kau sekarang.. bukan lagi senja kemerahan yang senantiasa ada...

ketidakpastian

Image
Ada kata-kata yang ingin aku sampaikan Yang mungkin tidak akan bisa ku ucapkan namun bisa ku tuliskan.. Kalau perpisahan ini membuat semuanya menjadi lebih baik apa kamu sekarang menjadi lebih baik?  Aku tau kau rindu, akupun rindu, lalu.. apa harus aku menunggumu? Sungguh berat untuk menahan rasa rindu ini.. yang jelas tidak ada orang yang suka dengan ketidakpastian.. aku harap kamu mengerti  Lalu, bisakah sekali kau menghubungi ku? Aku tau kau tidak suka dengan tutur kata ku yang singkat atau terlihat seperti marah tapi ketahuilah, dan aku harap kau tau kau sudah mengenalku 1 tahun lebih, kata-kata singkat itu tidak ada maksud untuk menyakiti bahkan mencoba untuk marahpun tidak... itu rindu yang tidak terbalaskan.. maka tolong pahamilah..tapi aku yakin kau tidak akan seberusaha itu untuk membuatku kembali bahagia, karena priotasmu bukan lagi aku.. tapi hidupmu...  namun jika ada sempat waktu, jawablah ketidakpastian ini... aku masih ingat kata-katamu untuk...