bayangan
memang selucu itu..
bayanganmu memenuhi kamar ku yang kecil, di setiap sudut ada sedikit bayangmu,
lalu kau kembali hadir di tempat-tempat aku makan
di tempat aku mau tidur,
dan bahkan saat aku menulis, bayangmu selalu ada
aku tertawa, tapi tawaku bukan tanda bahagia
tawaku tanda pilu
yang artinya segitu berperankah kau dalam hidupku?
terlalu banyakkah kenanganku bersamamu?
ntahlah aku tidak bisa menghitung itu.. bahkan untuk menghitungnyapun aku tak mau..
sesak, bahkan untuk bersandarpun sekarang tak ada
hanya bantal kasur yang menemani air mata, yang sedikit demi sedikit turun dari mata
tadinya kau ada, tanpa diminta pun kau siap untuk hadir.
tapi kini hanya bayangmu yang ada di sudut hati dan pikiranku..
hanya memori canda tawa mu itu yang membuatku masih merasa sedikit bahagia dikala sepiku
hitam dan putih.. begitulah kau sekarang.. bukan lagi senja kemerahan yang senantiasa ada...

Comments
Post a Comment