ibuku, sayang


Tubuhnya yang ringkih berjalan perlahan-lahan
Menopang tubuhnya dengan tongkat
Tidak terasa rambutnya kini kian memutih
Suaranya yang kecil, memanggil namaku untuk menolongnya
Membantunya berjalan…
Membantunya menaiki anak tangga…
Tidak terasa umurnya sudah melampaui 60
Tiap hari hanya panggilan namaku yang terdengar untuk membantunya..
Karena dia tidak bisa melakukan hal lain lagi selain meminta bantuan orang lain
Tulangnya sudah mulai keropos, kakinya sakit jika dibawa berjalan lama,giginya yang putih dan kuat sekarang mulai keropos pula…
Dari panggilannya aku merasa enggan membantu akibat kesibukanku…
Enggan meluangkan waktu walau sedikit saja..
Enggan menanyakan kabarnya yang seharian ini hanya sendirian…
Dulu waktu aku masih kecil ia sering menemaniku…
Menanyakan kabarku.. dan mau membantu ku di kala aku kesusahaan..
Sekarang…
Aku hanya bisa berdoa, meminta Tuhan agar memaafkan kesalahanku..
Kesalahanku menelantarkan ibu ku…
Tidak memberikan cukup kasih sayang, seperti ia memberiku begitu besar kasih sayangnya pada ku dulu….
Aku berharap ia selalu ada disaat aku bisa membahagiakannya…
Aku berharap sebelum ia tiada, aku bisa sabar dan ikhlas memerimanya pergi…
Dan aku berharap…
Jikalau dia sudah tiada..  dosa-dosaku sudah diampuni olehnya…
Ibuku…terimakasih….

Comments

Popular posts from this blog

tanda tanya

To The Whole New Beginning

dear tomorrow