pertemuan hari itu
pertemuan hari itu lucu..
kau membawa sepucuk surat serta bunga..
bunga mawar kesukaanku..
kau tau kasih? aku sangat bahagia saat itu..
seperti bocah kecil yang mendapatkan permen di warung sebelah..
tapi.... mengapa sekarang aku malah menangis?
ah.. mungkin karena aku sekarang hanya mengingatnya..
mungkin karena surat itu masih ada dan bunganyanya kini telah tiada..
tak seharusnya pertemuan itu terjadi...
seperti orang bodoh aku hanya bisa tertawa saat ini...
tapi mengapa air mataku malah mengalir terus melewati pipiku?..
pertemuan itu.. susah ku lupakan...
sepertinya aku rindu...
kau membawa sepucuk surat serta bunga..
bunga mawar kesukaanku..
kau tau kasih? aku sangat bahagia saat itu..
seperti bocah kecil yang mendapatkan permen di warung sebelah..
tapi.... mengapa sekarang aku malah menangis?
ah.. mungkin karena aku sekarang hanya mengingatnya..
mungkin karena surat itu masih ada dan bunganyanya kini telah tiada..
tak seharusnya pertemuan itu terjadi...
seperti orang bodoh aku hanya bisa tertawa saat ini...
tapi mengapa air mataku malah mengalir terus melewati pipiku?..
pertemuan itu.. susah ku lupakan...
sepertinya aku rindu...

Comments
Post a Comment