21:53
"Sayang itu tidak usah diutarkan.. tapi, sayang itu dilihat saja dari bagaimana caraku memperlakukanmu"
katanya malam itu melalui via telefon yang sudah hampir 1 jam lebih
kalau boleh jujur aku seperti es krim yang sedang meleleh..
seperti bunga sakura yang mekar ketika musim semi datang..
dan seperti pelangi yang datang ketika hujan berhenti..
kata-katamu menghanyutkanku..
layaknya sungai yang tak pernah merasakan musim paceklik
satu kata per kata ku ingat dan kemudian masuk ke dalam memoriku..
malam itu terasa manis semacam gula
tidak membuat diabetes, namun hampir membuat detak jatungku berdebar-debar
tersenyum lebar seperti orang yang baru dibersihkan karang giginya
kata-katamu, layaknya sulap, membuatku tersihir..
entah darimana kau mempelajarinya..
ah! cukup! aku tak bisa berhenti tersenyum!
pencuri hatiku...

Comments
Post a Comment